https://www.jurnal.stkipm-pagaralam.ac.id/index.php/jppn/issue/feedJurnal Pendidikan Pemuda Nusantara2025-11-18T10:55:38+07:00Muhammad Fadila Kesuma Jaya, ST., M.Pdammadfadila@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara terbit dua kali dalam satu tahun pada bulan Maret dan November.</p> <p>ISSN-p : 2655-9250</p> <p>ISSN-e : 2777-1237 </p>https://www.jurnal.stkipm-pagaralam.ac.id/index.php/jppn/article/view/266PERAN PEREMPUAN TOKOH UTAMA MENGHADAPI TEKANAN SOSIAL DALAM FILM “SUMALA” KARYA RIZAL MANTOVANI2025-11-18T05:53:24+07:00irma sendyirmaaristya90@gmail.com<p>Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peran perempuan tokoh utama dalam menghadapi tekanan sosial dalam film” Sumala” karya Rizal Mantovani dalam berinteraksi dan berkomunikasi dalam dialog. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran perempuan tokoh utama dalam menghadapi tekanan sosial dalam film “Sumala” karya Rizal mantovani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah bentuk dalam percakapam dialog film “Sumala” karya Rizal Mantovani. Teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peran perempuan tokoh utama dalam menghadapi tekanan sosial ditemukan tiga sub mengenai peran perempuan,yang terbagi menjadi Peran perempuan masih didominasi laki-laki sebanyak 8 data, peran perempuan yang tertinggal dari laki-laki sebanyak 5 data dan peran perempuan yang berdasrkan hubungan biologis dan ekonomi semata-mata sebanyak 9 data.</p> <p><strong><em> </em></strong></p>2025-11-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantarahttps://www.jurnal.stkipm-pagaralam.ac.id/index.php/jppn/article/view/328P, Pendekatan PENDEKATAN DEEP LEARNING SEBAGAI ALAT BANTU PENGAJARAN INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR2025-11-18T05:35:25+07:00Salim Chayatisalimchayati87@gmail.comSupraptisuprapti@staff.uinsaid.ac.id<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi deep learning sebagai alat bantu pengajaran interaktif di sekolah dasar, serta mengidentifikasi dampak implementasinya terhadap proses belajar-mengajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan aplikasi berbasis deep learning. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V dan VI di SD Negeri 3 Kandang Sapi di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan deep learning dalam pembelajaran mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, adaptif, dan personal. Guru memperoleh kemudahan dalam menyajikan materi melalui sistem rekomendasi otomatis yang sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, sedangkan siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan interaksi aktif karena materi pembelajaran dikemas lebih menarik dan sesuai dengan gaya belajar masing-masing. Implementasi deep learning juga terbukti membantu guru dalam melakukan asesmen formatif secara real-time melalui analisis data respon siswa. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur sekolah digital, kurangnya literasi teknologi di kalangan guru, serta kebutuhan akan pelatihan lanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi deep learning berpotensi besar mendukung pengajaran interaktif di sekolah dasar, asalkan didukung dengan kesiapan infrastruktur dan penguatan kompetensi teknologi guru.</span></span></em></p>2025-11-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantarahttps://www.jurnal.stkipm-pagaralam.ac.id/index.php/jppn/article/view/224Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual Menggunakan Smart Apps Creator Pada Materi Segi Empat2024-11-05T20:52:02+07:00Ali Nurdinnurdinali908@gmail.com<p><em>Berdasarkan fakta di lapangan, peserta didik kelas VII SMP mengalami kesulitan dalam memahami konsep segi empat. Hal ini dikarenakan penggunan bahan ajar dalam kegiatan pembelajaran yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis kontekstual pada materi segi empat kelas VII SMP yang valid dan dapat digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&d). Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi: tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara semi terstruktur, lembar validasi ahli media dan ahli materi, serta lembar respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berada dalam kategori sangat valid. Uji coba dilaksanakan dua tahap yaitu uji kelompok kecil dan uji coba lapangan. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh respon yang sangat positif dengan persentase 90% dengan kategori sangat layak. Selain itu, pada tahap uji coba lapangan memperoleh persentase 93% dengan kategori sangat layak. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa bahan ajar matematika menggunakan smart apps creator pada materi segi empat memiliki kualitas yang sangat valid dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.</em></p>2025-11-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantarahttps://www.jurnal.stkipm-pagaralam.ac.id/index.php/jppn/article/view/338PERENCANAAN KARIR DALAM PENDIDIKAN ISLAM 2025-11-18T10:55:38+07:00Arwis Yulianaarwisyuliana9@gmail.com<p>This research aims to explain the concept of career planning in the context of the modern era and <br>how Islamic education provides a more comprehensive perspective on the career orientation of <br>students. This research uses a literature study method by analyzing career planning theories and <br>career concepts in Islam that refer to the Qur'an, hadith, and scientific literature of Islamic <br>education. The results show that modern career planning requires flexibility, digital literacy, <br>continuous learning, and adaptability to global changes. Islamic education provides the <br>strengthening of spiritual values such as monotheism, amanah, ihsan, and maslahah which make a <br>career not only an economic means but also worship and social service. The integration between the <br>demands of modern competencies and Islamic values needs to be implemented through Islamic <br>career guidance, a moral valuesbased curriculum, and the example of professional teachers. In <br>conclusion, career planning in Islamic education must be able to balance worldly and ukhrawi <br>aspects so as to produce a generation of Muslims who are competitive, ethical, and committed to the <br>benefit of society.</p>2025-11-30T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara